SDII

Pada tahun 2000, pendiri yayasan ITT, HM Basri Bakri memprakarsai pendirian Sekolah Dasar Islam Internasional (SDII) Nurul Musthofa dengan Motto “Go International with Tauhid, Taqwa, Science and Language.” SDII Nurul Musthofa merupakan sekolah dasar yang menerapkan kurikulum Sekolah Bertaraf Internasional (SBI), kurikulum Pendidikan Nasional, dan Kurikulum muatan lokal Lembaga Pendidikan Islam Internasional (LPII) Nurul Musthofa dan Pondok Pesantren (ma’had). Dengan mengintegralkan kurikulum tersebut, serta pembelajaran al-Quran Integral dengan bimbingan para khuffadz, diharapkan lulusan SDII Nurul Musthofa memiliki life skill yang tinggi dalam ilmu pengetahuan keagamaan maupun ilmu pengetahuan umum.

SD Islam Internasional NURUL MUSTHOFA merupakan lembaga pendidikan berbasis Islam bagian dari Yayasan Iltizamu At-Tauhid wa At-Taqwa yang berdiri pada tanggal 5 Agustus 2001.

SD Islam Internasional Nurul Musthofa yang terakreditasi A ini terletak di Jl. Delanggu – Tanjung Km. 05 Troditan, Bolopleret, Kabupaten Klaten , Jawa Tengah.

Kurikulum yang digunakan menggabungkan kurikulum pesantren, Departeman Pendidikan dan Kebudayaan (Kurikulum 2013), Departemen Agama, dan pengembangan Skill of Life dengan sistem semi fullday. Sistem ini memberikan peluang tersalurkannya kreatifitas, minat, dan bakat peserta didik dengan keseimbangan konsentrasi dzikir, yang mencakup Spiritual Quotient (SQ), Intelligent Quotient (IQ), Emotional Quotient (EQ) dan Interpersonal Quotient (IQ).

Program yang menjadi unggulan dari SD Islam Internaisional Nurul Musthofa ini adalah Program Tahfiz 3 juz.

 

Visi

Menghantarkan kader-kader muda Islam menjadi generasi yang rabbani, tarbawi, qur’ani, nasionalis, cendekia, dan humanis

 

Misi

  1. Menyemai peserta didik yang mencintai Allah SWT, Rasulullah Muhammad SAW dan al-Quran;
  2. Menumbuhkembangkan rasa kebangsaan, cinta tanah air, jiwa kemandirian dan kepemimpinan;
  3. Menumbuhkembangkan peserta didik dalam kecerdasan spiritual dan kecerdasan intelektual;
  4. Membekali peserta didik yang mampu menebarkan pesan keislaman, membangun ummatan wasathan dan nilai-nilai universal;
  5. Mengembangkan bahasa (bahasa Arab dan bahasa Inggris), keilmuan dan IPTEK dengan spirit ”Go International with Tauhid, Taqwa, Science and Language”.

 

X